haristadip.blogspot.co.id

Rabu, 28 Desember 2016

apasih hak akses itu ????

asslamualaikum wr.wb



selamat sore sobat kali ini saya akan membahas tentang hak akses dari beberapa referensi yang saya baca berikut

1.forum linux

Tidak sedikit pengguna Linux pemula yang mengalami kebingungan karena tidak dapat mengoperasikan suatu program atau mengakses sebuah file atau direktori dikarenakan oleh hak akses yang ada pada setiap file dan direktori yang ada pada Linux.

Linux mengenal hak akses yang mengatur setiap user sehingga tiap user hanya dapat mengakses file-file atau direktori tertentu saja, hal ini digunakan untuk kepentingan keamanan sistem.

Dua perintah (program) dalam Linux yang digunakan untuk mengatur hak akses tersebut adalah chmod dan chown. Program chmod digunakan untuk mengubah hak akses suatu file, sedangkan chown digunakan untuk mengganti pemilik file tersebut.


berikut referensi dari yang saya paparkan di atas


http://forum.linux.or.id/viewtopic.php?t=7709


2.lug.stikom.edu

Hak ijin akses (Permission) penting untuk menjaga dataaman dan nyaman. Memanfaatkan pengaturan hak akses di GNU/Linux dapat menguntungkan anda dan orang-orang yang ingin memberikan hak akses ke file anda dan anda tidak perlu untuk membuka semuanya untuk berbagi file atau salah satu direktori (seperti Windows Sharing yang sering melakukannya). Anda dapat mengelompokkan pengguna individu bersama dan mengubah ijin pada folder (disebut direktori di Linux) dan file anda tidak harus berada di Workgroup yang sama atau menjadi bagian dari domain untuk mengakses file-file tersebut 

 berikut referensinya  


  http://lug.stikom.edu/wp-content/media/User-Group-Permission-on-Linux-LUG2012.pdf


3. undienz/debian-ebook
 
GNU/Linux merupakan salah satu sistem operasi yang cukup aman (secure). Seorang user dapat memproteksi file-filenya dan dapat menentukan user mana saja yang dapat mengakses, membaca, dan merubah file tersebut. Saat sebuah file dibuat dan disimpan oleh user, maka secara otomatis kepemilikannya (owner) adalah user yang bersangkutan. Terdapat tiga macam hak akses dari sebuah file, yaitu:
Read: mengizinkan user lain untuk membaca isi dari file tersebut tetapi user lain tidak dapat melakukan perubahan isi file.
Write: mengizinkan kepada user lain untuk dapat membaca dan melakukan perubahan terhadap isi file, termasuk menghapusnya.
Execute: mengizinkan user lain dapat mengeksekusi/menjalankan file (biasanya berupa script atau program).
Pemberian hak akses kepada user dapat dilakukan secara individu (one by one) oleh pemilik file. Pemberian hak akses kepada user lain seperti di atas masih dapat dilakukan jika jumlah user masih terjangkau. Namun bagaimana halnya jika jumlah user telah mencapai ratusan atau bahkan ribuan dalam sebuah perusahaan. Sungguh bukan sebuah ide yang baik jika harus diberikan hak akses satu per satu kepada user yang jumlahnya ribuan tadi. Masalah tersebut ternyata telah terpikirkan oleh developer GNU/Linux dengan menciptakan manajemen group yang di dalamnya dapat mencakup banyak user.
Selain hak akses yang dimiliki oleh sebuah file, sistem file GNU/linux juga mengenal tiga buah mode akses terhadap direktori atau file. Adapun ketiga mode akses tersebut, yaitu:
Owner : hak akses user pemilik direktori atau file.
Group : hak akses group tempat user tersebut berada.
Other : hak akses setiap user selain pemilik direktori atau file


berikut referensinya

https://github.com/udienz/debian-ebook/blob/master/src/sistem-file-gnu-linux/pemilik-hak-akses-dan-grup.rst


4.

Terdapat tiga macam hak akses dari sebuah file, yaitu:



  • Read: mengizinkan user lain untuk membaca isi dari file tersebut tetapi user lain tidak dapat melakukan perubahan isi file.
  • Write: mengizinkan kepada user lain untuk dapat membaca dan melakukan perubahan terhadap isi file, termasuk menghapusnya.
  • Execute: mengizinkan user lain dapat mengeksekusi/menjalankan file (biasanya berupa script atau program).



Selain hak akses yang dimiliki oleh sebuah file, sistem file GNU/linux juga mengenal tiga buah mode akses terhadap direktori atau file. Adapun ketiga mode akses tersebut, yaitu :

  • Owner : hak akses user pemilik direktori atau file.
  • Group : hak akses group tempat user tersebut berada.
  • Other : hak akses setiap user selain pemilik direktori atau file
 berikut referensinya

http://basircomputer.blogspot.co.id/2012/12/hak-akses-file-direkori-di-gnulinux.html

sekian yang dapat saya paparkan kurang lebihnya mohon maaf 


wassalamualaikum wr.wb

0 komentar:

Posting Komentar

di ciptakan oleh harist adi pratama. Diberdayakan oleh Blogger.

Sponsor

Wikipedia

Hasil penelusuran

Wikipedia

Hasil penelusuran

Site Links

total kunjungan

CARI

Cari Blog Ini

Ads

harist adi

My Blog List

Malwares

Chatting Softs

Search This Blog

Transfer Files

Media Players

Download Manager

Torrents Soft

Developer Tools

Botton Ad

BLC TELKOM-KPLI KLATEN SMK SAKTI GEMOLONG

Sample Text

Business

About Me

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Followers

Followers

Categories

Breaking News

Translate

Window

insatalasi owncloud di server debian 8.6 jessie
SOP & K3 memanjat tower
cara setting TP-LINK TL-WA5110G
CARA INSTALL MONITORIK DI KOMPUTER
instaasi CMS BALITBANG DISERVER DEBIAN 8.6
cara membuat hotspot login di mikrotik
subnetting
evaluasi kegiatan selama 1 minggu
topologi jaringan komputer
sistem operasi
cara install LAMP di linux mint 18
OSI LAYER
install lampon linux mint 17
OS OPEN SOURCE
perintah dasar linux
komputer
materi hari pertama
Cara Install Debian 8 di VM(virtual Machine) Pada Proxmox

Browsers

Ads

Pages

Buy

Our Presentation

Fire

Popular Posts

Popular Posts

selamat datang di blog saya semoga bermanfaat