CARA KONFIGURASI PPPoe DI MIKROTIK
A.PENGERTIAN
Dalam jaringan, Point-to-Point Protocol (PPP) adalah data
link protokol yang umum digunakan dalam membangun hubungan langsung
antara dua node jaringan. Hal ini dapat menyediakan koneksi otentikasi,
transmisi enkripsi (menggunakan ECP, RFC 1968), dan kompresi.
B.LATARBELAKANG
Protokol Point-to-Point over Ethernet (PPPoE) adalah protokol jaringan untuk encapsulating PPP frame dalam frame Ethernet. Itu muncul pada tahun 1999, dalam konteks ledakan DSL sebagai solusi untuk paket tunneling melalui koneksi DSL ke jaringan IP ISP, dan dari sana ke seluruh internet. Sebuah buku 2005 jaringan mencatat bahwa "Kebanyakan penyedia DSL menggunakan PPPoE, yang menyediakan otentikasi, enkripsi, dan kompresi." penggunaan Khas PPPoE melibatkan memanfaatkan fasilitas PPP untuk otentikasi pengguna dengan username dan password, didominasi melalui protokol PAP dan kurang sering melalui CHAP. Pada peralatan pelanggan lokal, PPPoE dapat diimplementasikan baik di gerbang perumahan perangkat terpadu yang menangani kedua modem DSL dan IP routing fungsi atau dalam kasus modem DSL sederhana (tanpa routing dukungan), PPPoE dapat ditangani di balik itu pada router Ethernet-satunya yang terpisah atau bahkan langsung pada komputer pengguna. (Dukungan untuk PPPoE hadir di sebagian besar sistem operasi, mulai dari Windows XP, Linux untuk Mac OS X. ) Baru-baru ini, beberapa GPON berbasis (bukan DSL-based) gateway perumahan juga menggunakan PPPoE, meskipun status PPPoE dalam standar GPON marjinal.PPPoE dikembangkan oleh UUNET, Redback Networks (sekarang Ericsson) dan RouterWare (sekarang Wind River Systems) dan tersedia sebagai RFC informasi 2516.Dalam dunia DSL, PPPoE itu umumnya dipahami untuk berjalan di atas ATM (atau DSL) sebagai transportasi yang mendasari, meskipun ada pembatasan seperti itu tidak ada di protokol PPPoE itu sendiri. skenario penggunaan lainnya kadang-kadang dibedakan dengan memaku sebagai akhiran transportasi lain yang mendasarinya. Misalnya, PPPoEoE, ketika transportasi adalah Ethernet sendiri, seperti dalam kasus jaringan Metro Ethernet. (Dalam notasi ini, penggunaan asli dari PPPoE akan dicap PPPoEoA, meskipun tidak harus bingung dengan PPPoA, yang merupakan protokol enkapsulasi yang berbeda.)
PPPoE telah dijelaskan dalam beberapa buku sebagai protokol "lapisan 2,5", dalam arti sederhana mirip dengan MPLS karena dapat digunakan untuk membedakan yang berbeda IP arus berbagi infrastruktur Ethernet, meskipun kurangnya PPPoE switch membuat keputusan routing berdasarkan PPPoE header batas penerapan dalam hal itu.
C.MAKSUT DAN TUJUAN
supaya lebih mengerti apa itu pppoe,fungsi dari pppoe dan cara konfigurasi pppoe.
D.ALAT DAN BAHAN
E.JANGKA WAKTU
jangka waktu yang saya butuhkan sekitar 40 menit sampai 1 jam karena saya masih dalam tahap belajar mewngkonfigurasinnya.
F.LANGKAH LANGKAH
1.tancapkan kabel power mikrotik ke stop kontak.
2.buka winbox.exe kaliaan
3.kita pilih IP>address lalu klik tombol + yang ada di pojok kiri atas lalu masukkan ip yang di gunakan sebagai DHCP Server dan di interfacenya kita beri yang digunakan untuk share pppnya lalu klik apply dan klik ok
4.lalu kita atur ip poolnya isikan nama seterah kalian dan pada address kita isikan range address yang sudah di atur tadi jika sudah kita apply lalu klik ok
5.lalu kita pilih menu ppp > profiles > lalu klik + yang ada di kiri
Name > ( di isi bebas )
local address > ( kita isiskan ip local yang sudah di atur tadi )
remote address > ( kita isikan ip pool yang sudah di konfigurasi )
setelah sudah terisi lalu klik apply lalu klik ok
6.setelah itu pilih tab secrets lalu klik tombol + lalu isikan
Nama > ( isikan nama yang digunakan untuk username PPPoE client )
password > ( setelah itu kita isi password untuk PPPoE client )
service > ( kita pilih pppoe )
profile > ( di isikan profile yang sudah di buat di tab profile tadi )
jika sudah klik apply lalu klik ok
7.lalu kita klik menu pppoe server > klik +
service name > ( kita isikan bebas )
interface > ( isikan interface yang di gunakan untuk share pppnya )
max MTU > ( di isi 1480 )
max MRU > ( di isi 1480 )
default profile > ( isikan profile yang sudah di buat di ppp profile tadi )
jika sudah klik apply lalu klik ok
8.setelah itu kita klik ip > firewall > NAT > klik + ,pada konfigurasi ini di gunakan agar koneksi internet dapat keluar melalui interface eth3
chain > ( di isi srcnat )
src.address > ( di isi ip yang di gunakan untuk dhcp server pada ppoe )
Out interface > ( di isi eth yang digunakkan untuk pppoe )
jika sudah klik apply lalu klik ok
9.klik menu interface > klik + pilih ppoe client > masuk ke dial out
User > ( kita isikan user yang telah di buat di PPPoE server )
password > ( isikan password yang telah di buat PPPoE server )
jika sudah klik apply > ok
10.lalu kita masuk ke menu tab general
Name > ( isikan bebas )
Interface > ( interface yang ditancapkan di PPPoE servernya )
jika sudah klik apply klik ok
jika sudah berhasil maka interface PPPoE clientnya akan ada simbol ( R )
11. kita cek dengan ping 8.8.8.8
B.LATARBELAKANG
Protokol Point-to-Point over Ethernet (PPPoE) adalah protokol jaringan untuk encapsulating PPP frame dalam frame Ethernet. Itu muncul pada tahun 1999, dalam konteks ledakan DSL sebagai solusi untuk paket tunneling melalui koneksi DSL ke jaringan IP ISP, dan dari sana ke seluruh internet. Sebuah buku 2005 jaringan mencatat bahwa "Kebanyakan penyedia DSL menggunakan PPPoE, yang menyediakan otentikasi, enkripsi, dan kompresi." penggunaan Khas PPPoE melibatkan memanfaatkan fasilitas PPP untuk otentikasi pengguna dengan username dan password, didominasi melalui protokol PAP dan kurang sering melalui CHAP. Pada peralatan pelanggan lokal, PPPoE dapat diimplementasikan baik di gerbang perumahan perangkat terpadu yang menangani kedua modem DSL dan IP routing fungsi atau dalam kasus modem DSL sederhana (tanpa routing dukungan), PPPoE dapat ditangani di balik itu pada router Ethernet-satunya yang terpisah atau bahkan langsung pada komputer pengguna. (Dukungan untuk PPPoE hadir di sebagian besar sistem operasi, mulai dari Windows XP, Linux untuk Mac OS X. ) Baru-baru ini, beberapa GPON berbasis (bukan DSL-based) gateway perumahan juga menggunakan PPPoE, meskipun status PPPoE dalam standar GPON marjinal.PPPoE dikembangkan oleh UUNET, Redback Networks (sekarang Ericsson) dan RouterWare (sekarang Wind River Systems) dan tersedia sebagai RFC informasi 2516.Dalam dunia DSL, PPPoE itu umumnya dipahami untuk berjalan di atas ATM (atau DSL) sebagai transportasi yang mendasari, meskipun ada pembatasan seperti itu tidak ada di protokol PPPoE itu sendiri. skenario penggunaan lainnya kadang-kadang dibedakan dengan memaku sebagai akhiran transportasi lain yang mendasarinya. Misalnya, PPPoEoE, ketika transportasi adalah Ethernet sendiri, seperti dalam kasus jaringan Metro Ethernet. (Dalam notasi ini, penggunaan asli dari PPPoE akan dicap PPPoEoA, meskipun tidak harus bingung dengan PPPoA, yang merupakan protokol enkapsulasi yang berbeda.)
PPPoE telah dijelaskan dalam beberapa buku sebagai protokol "lapisan 2,5", dalam arti sederhana mirip dengan MPLS karena dapat digunakan untuk membedakan yang berbeda IP arus berbagi infrastruktur Ethernet, meskipun kurangnya PPPoE switch membuat keputusan routing berdasarkan PPPoE header batas penerapan dalam hal itu.
C.MAKSUT DAN TUJUAN
supaya lebih mengerti apa itu pppoe,fungsi dari pppoe dan cara konfigurasi pppoe.
D.ALAT DAN BAHAN
- laptop / komputer
- 2 buah mikrotik
- kabel utp
- koneksi internet
E.JANGKA WAKTU
jangka waktu yang saya butuhkan sekitar 40 menit sampai 1 jam karena saya masih dalam tahap belajar mewngkonfigurasinnya.
F.LANGKAH LANGKAH
1.tancapkan kabel power mikrotik ke stop kontak.
2.buka winbox.exe kaliaan
3.kita pilih IP>address lalu klik tombol + yang ada di pojok kiri atas lalu masukkan ip yang di gunakan sebagai DHCP Server dan di interfacenya kita beri yang digunakan untuk share pppnya lalu klik apply dan klik ok
4.lalu kita atur ip poolnya isikan nama seterah kalian dan pada address kita isikan range address yang sudah di atur tadi jika sudah kita apply lalu klik ok
5.lalu kita pilih menu ppp > profiles > lalu klik + yang ada di kiri
Name > ( di isi bebas )
local address > ( kita isiskan ip local yang sudah di atur tadi )
remote address > ( kita isikan ip pool yang sudah di konfigurasi )
setelah sudah terisi lalu klik apply lalu klik ok
6.setelah itu pilih tab secrets lalu klik tombol + lalu isikan
Nama > ( isikan nama yang digunakan untuk username PPPoE client )
password > ( setelah itu kita isi password untuk PPPoE client )
service > ( kita pilih pppoe )
profile > ( di isikan profile yang sudah di buat di tab profile tadi )
jika sudah klik apply lalu klik ok
7.lalu kita klik menu pppoe server > klik +
service name > ( kita isikan bebas )
interface > ( isikan interface yang di gunakan untuk share pppnya )
max MTU > ( di isi 1480 )
max MRU > ( di isi 1480 )
default profile > ( isikan profile yang sudah di buat di ppp profile tadi )
jika sudah klik apply lalu klik ok
8.setelah itu kita klik ip > firewall > NAT > klik + ,pada konfigurasi ini di gunakan agar koneksi internet dapat keluar melalui interface eth3
chain > ( di isi srcnat )
src.address > ( di isi ip yang di gunakan untuk dhcp server pada ppoe )
Out interface > ( di isi eth yang digunakkan untuk pppoe )
jika sudah klik apply lalu klik ok
9.klik menu interface > klik + pilih ppoe client > masuk ke dial out
User > ( kita isikan user yang telah di buat di PPPoE server )
password > ( isikan password yang telah di buat PPPoE server )
jika sudah klik apply > ok
10.lalu kita masuk ke menu tab general
Name > ( isikan bebas )
Interface > ( interface yang ditancapkan di PPPoE servernya )
jika sudah klik apply klik ok
jika sudah berhasil maka interface PPPoE clientnya akan ada simbol ( R )
11. kita cek dengan ping 8.8.8.8
G.REFERENSI
http://www.mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=54
https://id.wikipedia.org/wiki/Point-to-Point_Protocol
https://en.wikipedia.org/wiki/Point-to-point_protocol_over_Ethernet
sekian yang dapat saya sampaikan kurang lebihnya mohon maaf
wassalamaualaikum wr.wb
http://www.mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=54
https://id.wikipedia.org/wiki/Point-to-Point_Protocol
https://en.wikipedia.org/wiki/Point-to-point_protocol_over_Ethernet
sekian yang dapat saya sampaikan kurang lebihnya mohon maaf
wassalamaualaikum wr.wb











0 komentar:
Posting Komentar